Senin, 30 Januari 2017

Misteri Gunung Mananggel

Misteri Gunung Mananggel - Ayo Ke Cianjur, PAHATAN tapak kaki kiri tergambar pada batu hitam berukuran sekitar 30x14 cm. Kehadiran batu bergambar tersebut hampir tak kentara, tertutupi semak belukar dan rerumputan, serta pohon tumbang dan ranting-ranting berserakan.

 

"Orang-orang sini mengenalnya sebagai Sanghyang Tapak,” kata Hendrawan (37), penduduk Cianjur.
Sanghyang Tapak terletak tepat di puncak Gunung Mananggel, bukit berketinggian sekitar 800 meter dpl (dari permukaan laut). Kendati populer, tetapi penduduk kota tauco itu jarang mengetahui asal-usul Sanghyang Tapak. Yana (59), menyatakan bahwa kaki kiri itu dahulu kala konon milik seorang sakti yang menguji ilmu kanuragannya. “Ia meloncat-loncat dari satu gunung ke gunung lainnya, bahkan konon tapak kaki kanannya ada di Gunung Geulis,” ujarnya seraya menunjuk bukit besar lain, tetangganya Gunung Mananggel.

Penjelasan masuk akal baru didapatkan dari K.H. Djalaluddin Isaputra (49), tokoh masyarakat setempat. Menurut lelaki yang akrab dipanggil Ustadz Jalal tersebut, Sanghyang Tapak merupakan tapak kaki Resi Pananggel alias Pangeran Laganastasoma, salah satu keturunan raja-raja Jampang Manggung, kerajaan yang didirikan Prabu Kujang Pilawa pada tahun 330 saka (sekitar tahun 406-407 M). Jadi, keberadaannya jauh mendahului Kabupaten Cianjur yang baru didirikan pada 1677.
Tetapi, dalam catatan sejarah resmi tentang kota Cianjur, nama Jampang Manggung tak pernah disebut. Bahkan, dalam Sajarah Cianjur Sareng Raden Jayasasana Dalem Cukundul karya Bayu Surianingrat dituliskan bahwa saat Dalem Cikundul baru datang ke Cianjur, situasi kawasan itu sama sekali belum diatur oleh suatu pemerintahan resmi dan masih berupa hutan rimba yang hanya dihuni sekelompok jawara. Lantas dari mana datangnya nama Jampang Manggung tersebut?
Dalam Lalakon ti Cianjur, sejarawan Cianjur, Luki Muharam menyebut informasi-informasi tersebut didapatnya dari Wawacan Jampang Manggung, sebuah kitab tua yang sudah ada padanya secara turun-temurun. “Dalam Wawacan Jampang disebutkan bahwa saat Raden Jayasana datang ke kawasan yang sekarang disebut Cianjur, sejatinya telah terdapat suatu pemerintahan yang sudah berdiri sejak ratusan tahun, namanya Kerajaan Jampang Manggung,” tulis Luki.
Bahkan disebutkan juga, saat Raden Jayasana alias Dalem Cikundul datang, Kerajaan Jampang Manggung tengah dipimpin Prabu Laksajaya. Karena sang raja lumpuh dan tidak memiliki putera, pemerintahan dijalankan oleh wakilnya, Patih Hibar Palimping. “Saat Raden Jayasana datang, rakyat Jampang Manggung sudah menganut agama Islam dan memiliki mata pencaharian sebagai petani huma,” kata Ustadz Jalal.

Patih Hibar menikahkan puterinya, Dewi Amitri dengan Raden Jayasana karena tertarik dengan kedalaman ilmu agama Islam dan keahliannya mengembangkan ilmu pertanian baru bernama “huma banjir” (penanaman padi khas Mataram yang menggunakan air). “Karena Hibar Palimping tidak memiliki seorang putera maka saat dia memutuskan menjadi seorang ulama, pemerintahan lantas diserahkan kepada menantunya tersebut,” ungkap sesepuh Pesantren Bina Akhlak Cianjur itu.
Begitu menerima limpahan kekuasaan dari Patih Hibar, Raden Jayasana (kemudian menyebut dirinya sebagai Aria Wiratanu) memindahkan pusat pemerintahan dari kaki Gunung Mananggel ke kawasan yang hari ini disebut sebagai Cibalagung. Dia lantas meresmikan nama baru dari daerah yang dia pimpin itu menjadi Kadaleman Cikundul, cikal bakal Kabupaten Cianjur.

Hingga kini belum ditemukan sumber lain, seperti penelitian para sejarawan Belanda, mengenai Kerajaan Jampang Manggung. Selain Sanghyang Tapak yang mengindikasikan keberadaan kerajaan tersebut, juga terdapat makam tua di kaki Gunung Mananggel dan sekitarnya. Selebihnya, Kerajaan Jampang Manggung masih menjadi misteri sejarah yang harus dieksplorasi oleh para sejarawan dan arkeolog.

Mau lihat langsung Sngahyang Tapak ? Ayo Ke Cianjur.... biar nanti ane yang anter.. hehe
Read more

Rabu, 25 Januari 2017

Seblak Rumahan Khas Cianjur

Seblak Rumahan Khas Cianjur- Ayo Ke Cianjur, Seblak adalah makanan yang terkenal berawal di daerah Bandung, lalu menyebar ke kota-kota lain di Jawa Barat Seperti Bogor, Cianjur dan Depok sebagai camilan yang lezat dan menggugah selera. Seblak sebenarnya masakan sederhana yang terbuat dari kerupuk seblak yang biasanya jenis kerupuk aci berwarna jingga atau kerupuk udang berwarna putih dan ditumis dengan bumbu pedas juga aneka topping yang menjadikan seblak sebagai camilan favorit terutama dimakan panas saat udara dingin. Ada beberapa variasi masakan seblak yang bisa dicoba, kali ini kulineri.com akan membagikan resep aneka seblak yang bisa dicoba di rumah.

Seblak Basah

500 gram kerupuk aci mentah berwarna jingga
4 butir telur ayam
1/2 sendok teh kaldu ayam bubuk
2 batang daun bawang, diiris halus
10 siung bawang putih
2 buah tomat merah
1 cm kencur
6 buah cabai merah atau sesuai selera
15 buah cabai rawit atau sesuai selera
2 batang daun bawang iris
Air Secukupnya
Minyak Secukupnya
Garam Secukupnya
Gula Secukupnya

Cara Membuat Seblak Basah

  • Rebus kerupuk hingga lunak. Angkat, tiriskan.
  • Rendam kerupuk dengan air panas.
  • Haluskan bawang, tomat, kencur dan cabai, sisihkan
  • Panaskan minyak, tumis bumbu halus sampai harum.
  • Masukkan telur. Aduk sampai telur berbutir-butir.
  • Tiriskan kerupuk lalu masukkan kerupuk ke dalam wajan, tambahkan air sesuai selera.
  • Tambahkan garam, gula, dan kaldu ayam bubuk, tumis sampai meresap.
  • Taburkan daun bawang iris. Aduk rata. Angkat. Sajikan.

Seblak Kering

500 gram kerupuk udang atau kerupuk ikan
1/2 sendok teh kaldu ayam bubuk
10 siung bawang putih
1 cm kencur
15 buah cabai rawit merah atau sesuai selera
Minyak Secukupnya
Garam Secukupnya
Gula Secukupnya

Cara Membuat Seblak Kering

  • Goreng kerupuk udang, angkat, tiriskan.
  • Haluskan bawang, kencur dan cabai, sisihkan.
  • Panaskan minyak, tumis bumbu halus sampai harum dan kering.
  • Masukkan kerupuk ke dalam wajan, tambahkan sedikit air.
  • Tambahkan garam, gula, dan kaldu ayam bubuk, aduk rata. Angkat. Sajikan.

Seblak Makaroni

500 gram makaroni
4 butir telur ayam
20 gram sosis matang
20 gram bakso matang
1/2 sendok teh kaldu ayam bubuk
2 batang daun bawang, diiris halus
10 siung bawang putih
2 buah tomat merah
1 cm kencur
6 buah cabai merah atau sesuai selera
15 buah cabai rawit atau sesuai selera
2 batang daun bawang iris
Air Secukupnya
Minyak Secukupnya
Garam Secukupnya
Gula Secukupnya

Cara Membuat Seblak Makaroni

  • Rebus makaroni hingga lunak. Angkat, tiriskan.
  • Rendam kerupuk dengan air panas.
  • Haluskan bawang, tomat, kencur dan cabai, sisihkan
  • Potong-potong sosis dan bakso, sisihkan
  • Panaskan minyak, tumis bumbu halus sampai harum.
  • Masukkan telur. Aduk sampai telur berbutir-butir.
  • Masukan sosis dan bakso, aduk rata
  • Tiriskan makaroni lalu masukkan kerupuk ke dalam wajan, tambahkan air sesuai selera.
  • Tambahkan garam, gula, dan kaldu ayam bubuk, tumis sampai meresap.
  • Taburkan daun bawang iris. Aduk rata. Angkat. Sajikan.

Seblak Ceker

200 gram kerupuk aci mentah berwarna jingga
200 gram ceker ayam
4 butir telur ayam
1/2 sendok teh kaldu ayam bubuk
2 batang daun bawang, diiris halus
10 siung bawang putih
2 buah tomat merah
1 cm kencur
6 buah cabai merah atau sesuai selera
15 buah cabai rawit atau sesuai selera
2 batang daun bawang iris
Air Secukupnya
Minyak Secukupnya
Garam Secukupnya
Gula Secukupnya

Cara Membuat Seblak Ceker

  • Rebus kerupuk hingga lunak. Angkat, tiriskan lalu rendam kerupuk dengan air panas.
  • Rebus ceker hingga empuk, angkat, sisihkan
  • Haluskan bawang, tomat, kencur dan cabai, sisihkan
  • Panaskan minyak, tumis bumbu halus sampai harum.
  • Masukkan telur. Aduk sampai telur berbutir-butir.
  • Masukan ceker, aduk hingga rata
  • Tiriskan kerupuk lalu masukkan kerupuk ke dalam wajan, tambahkan air bekas merebus ceker sesuai selera.
  • Tambahkan garam, gula, dan kaldu ayam bubuk, tumis sampai meresap.
  • Taburkan daun bawang iris. Aduk rata. Angkat. Sajikan.

Seblak Mie

200 gram kerupuk aci mentah berwarna jingga
1 bungkus Mie instan goreng
4 butir telur ayam
20 gram sosis matang
20 gram bakso matang
1/2 sendok teh kaldu ayam bubuk
2 batang daun bawang, diiris halus
10 siung bawang putih
2 buah tomat merah
1 cm kencur
6 buah cabai merah atau sesuai selera
15 buah cabai rawit atau sesuai selera
2 batang daun bawang iris
2 sdm kecap
Air Secukupnya
Minyak Secukupnya
Garam Secukupnya
Gula Secukupnya

Cara Membuat Seblak Mie

  • Rebus kerupuk hingga lunak. Angkat, tiriskan.
  • Rendam kerupuk dengan air panas.
  • Rebus mie instan, pisahkan bumbunya, sisihkan.
  • Potong-potong bakso dan sosis, sisihkan
  • Haluskan bawang, tomat, kencur dan cabai, sisihkan
  • Panaskan minyak, tumis bumbu halus sampai harum.
  • Masukkan telur. Aduk sampai telur berbutir-butir.
  • Masukan sosis, bakso dan mie instan, aduk rata.
  • Tiriskan kerupuk lalu masukkan kerupuk ke dalam wajan, tambahkan air sesuai selera.
  • Tambahkan bumbu mie instan, kecap, garam, gula, dan kaldu ayam bubuk, tumis sampai meresap.
  • Taburkan daun bawang iris. Aduk rata. Angkat. Sajikan.
Pelengkap seblak dapat berupa penambahan irisan jeruk limau atau taburan bawang goreng sesuai selera.
 
Ayo Ke Cianjur, Mau Merasakan Pedasnya seblak Cianjur ??? yuk datang ke Cianjur berbagai macam seblak bisa kalian temukan disini.
Read more

Selasa, 24 Januari 2017

Ayam Pelung Khas Cianjur

Ayam Pelung Khas Cianjur - Ayo Ke Cianjur Ayam Pelung merupakan ayam peliharaan asal Cianjur, sejenis ayam asli Indonesia dengan tiga sifat genetik. Pertama suara berkokok yang panjang mengalun. Kedua pertumbuhannya cepat. Ketiga postur badan yang besar. Bobot ayam pelung jantan dewasa bisa mencapai 5 - 6 kg dengan tinggi antara 40 sampai 50 cm.
Menurut cerita tahun 1850 di Desa Bunikasih Kecamatan Warungkondang Cianjur ada Kiayi dan Petani bernama H. Djarkasih atau Mama Acih menemukan anak ayam jantan di kebunnya.

Anak ayam yang trundul di bawa pulang dan dipelihara. Pertumbuhan anak ayam tersebut sangat pesat menjadi seekor Ayam Jago bertubuh besar dan tinggi serta suara kokoknya panjang mengalun dan berirama. Ayam jantan itu dinamakan Ayam Pelung dan oleh Mama Acih dikembangkan, dikawinkan dengan ayam betina biasa.

Sekarang Ayam Pelung ini semakin terkenal dan cukup diminati oleh masyarakat umum, wisatawan nusantara dan mancanegara. Seorang Putra Kaisar Jepang pernah berkunjung ke Warungkondang untuk melihat peternakan Ayam Pelung tersebut. Bahkan di Cianjur setiap tahun diselenggarakan kontes Ayam Pelung yang diikuti pemilik dan pemelihara ayam pelung se-Jawa-Barat dan DKI Jakarta. Ayam Pelung terbaik yang menjadi juara kontes bisa mencapai harga jutaan rupiah.
Nama ayam pelung berasal dari bahasa sunda Mawelung atau Melung yang artinya melengkung, karena dalam berkokok menghasilkan bunyi melengkung juga karena ayam pelung memiliki leher yang panjang dalam mengahiri suara / kokokannya dengan posisi melengkung.
Ayam pelung merupakan salah satu jenis ayam lokal indonesia yang mempunyai karakteristik khas, yang secara umum ciri ciri ayam pelung dapat digambarkan sebagai berikut :
  • Badan: Besar dan kokoh (jauh lebih berat / besar dibanding ayam lokal biasa)
  • Cakar: Panjang dan besar, berwarna hitam, hijau, kuning atau putih
  • Pial: Besar, bulat dan memerah
  • Jengger: Besar, tebal dan tegak, sebagian miring dan miring, berwarna merah dan berbentuk tunggal
  • Warna bulu: Tidak memiliki pola khas, tapi umumnya campuran merah dan hitam ; kuning dan putih ; dan atau campuran warna hijau mengkilat
  • Suara: Berkokok berirama, lebih merdu dan lebih panjang dibanding ayam jenis lainnya.
Budidaya Ayam Pelung
Budidaya yang bertujuan untuk menghasilkan keturunan ayam pelung yang unggul dan baik terus dilakukan secara teliti dan tepat, yang mencakup antara lain : Pemilihan Induk, Pemilihan Pejantan, Teknik pemeliharaan dan kesehatan (sanitasi kandang & vaksinasi berkala). Dengan perkembangan teknologi belakangan ini, kita semua sependapat bahwa ayam pelung harus dikembangkan dan dibudidayakan secara maksimal untuk kepentingan kesejahteraan manusia, tetapi dari sisi melestarikan dan mengembangkan ayam pelung dengan tidak harus merusak atau memusnahkan ras pelung yang sudah ada dan terbukti memiliki berbagai keunggulan.
Kontes Dan Bursa Ayam Pelung
Seperti halnya burung perkutut atau burung kicauan lainnya, ayam jago pelung juga dikonteskan yang menitik beratkan kepada alunan suaranya, dan sekarang ini hampir semua aspek sudah mendapat penilaian dalam suatu kontes : kontes suara khusus untuk jago ayam pelung, kontes penampilan, bobot badan dan juga untuk Pelung betina yang meliputi lomba lokal, nasional maupun internasional yang telah diagendakan secara terorganisir pada setiap tahunnya.
Pada kontes Ayam Pelung tersebut selain diadakan lomba tarik suara dan lainnya juga merupakan arena bursa penjualan dari anak ayam sampai ayam dewasa, dari usia 0 s/d 1 bulan (jodoan), usia 3 bulan (sangkal), usia 6 s/d 7 bulan (jajangkar), sampai kepada ayam pelung yang sudah jadi (siap kontes). Dengan demikian lomba/kontes ayam pelung sekaligus merupakan bursa penjualan, promosi dan sosialisasi khusus ayam pelung. Melalui bursa semacam ini para pembeli, penjual dan penggemar merasa puas karena pada umumnya mendapatkan bibit-bibit maupun induk yang berkualitas dan tambahan pengetahuan tentang segala hal mengenai ayam pelung yang cukup memuaskan dari sesama peternak dan penggemar.
Read more

Makanan Khas Cianjur

Makanan Khas Cianjur - Ayo Ke Cianjur Apakah sobat pernah menikmati makanan khas Cianjur? Kalau belum ini kami berikan sedikit bocorannya mengenai kuliner khas Cianjur. Cianjur terkenal dengan hasil produksi berasnya yang enak. Kalau mendengar beras Cianjur yang terbayang pasti beras dengan rasa enak, bau harum, pulen dan lezat sekali kalau dimakan. Kalau merunut ke Asal bahasanya, Cianjur berarti daerah yang memiliki air yang sangat cukup atau melimpah.

Kalau berbicara makanan khas Cianjur, pasti tidak kalah dong dengan berasnya. Masakan khas Cianjur juga memiliki citarasa yang enak dan lezat. Oya mungkin ada makanan asli Cianjur yang mirip dengan makanan khas Bogor. Ya karena Cianjur sangat dengan Bogor. Dari pada penasaran apa saja sih makanan dari Cianjur Jawa Barat, berikut ulasannya

1. Roti Manis Cianjur


Cianjur memiliki kuliner khas yang sudah sejak lama diproduksi dan sampai sekarang pun masih menjadi favorit masyarakat Cianjur. Nama Makanan khas Cianjur ini adalah Roti Manis. Diproduksi sejak tahun 1926, diproses dengan cara yang sangat tradisional, dimana ruang bakarnya menggunakan batu bata dan roti yang dihasilkan sangat sangatlah lezat dan punya ciri khas tersendiri. Nama toko rotinya adalah toko Roti Tan Ken Cu.

2. Mie Ayam Mang Memed
masakan khas cianjur mie ayam mang memed
Source: dunia-wisata.net
Siapa hobi makan mie ayam? Saya..ternyata admin sobatinfo juga penyuka mie ayam. Apalagi mie ayam mang Memed yang merupakan masakan khas Cianjur yang sangat terkenal disana, pasti suka lah. Lokasinya berada dekat dengan toko roti Tan Ken Cu. Seperti halnya mie ayam pada umumnya, mie ayam mang memed terdapat mie, ayam, dan kuah khas mie ayam. Mie Ayam mang memed berbeda dari mie ayam pada umumnya karena citarasanya yang sangat lezat dan gurih, pasti minta nambah kalau sobat baru makan 1 mangkuk.

3. Laksa Cianjur

Laksa kuliner khas Cianjur enak lezat ganMakanan khas Cianjur lainnya yang tidak kalah enak adalah laksa Cianjur. Mungkin karena berdekatan dengan Bogor sehingga memiliki makanan yang hampir mirip satu sama lain. Kuliner khas Cianjur ini dapat ditemui di Jalan Mokhamad Ali. Disana sobat bisa mendapatkan warung penjual laksa. Pasti berbeda antara laksa di Cianjur dengan laksa di Bogor.

4. Sate Ayam Bumi Nini

sate ayam bumi nini tempat makan enak di cianjur
source: wikipidia.org
Meskipun sate ayam banyak juga ditemui di daerah lain, tapi pasti punya ciri khas masing-masing. Begitu pun di Cianjur, ada sate ayam yang begitu tersohor disana, namanya adalah sate ayam Bumi Nini. Warung sate ini berada di Jalan Raya Puncak Cisarua tepatnya di KM 81. Pasti sobat akan menikmati sesuatu yang sangat nikmat, selain rasa sate yang nikmat, juga kesejukan udara di daerah puncak.

5. Geco

geco makanan khas cianjur
Source: tribunnews.com
Memang ciri khas penamaan makanan Sunda adalah menggunakan singkatan seperti makanan khas Cianjur ini, namanya geco. Tahu tidak singkatan geco itu apa? Geco kepanjangan dari Tauge dan Tauco, lucu yang jadinya. Kuliner khas Cianjur ini hampir mirip dengan kupat tahu namun perbedaannya pada saus tauconya. Kalau mau makan geco, silahkan datang ke jalan Siti Jenab Cianjur.

6. Asinan Buah

asinan buah kuliner khas cianjur enakMakanan khas Cianjur yang mirip juga dengan makanan dari Bogor adalah Asinan buah. Asinan buah terdiri dari bermacam-macam buah yang dicampur jadi satu kemudian disiram dengan kuah asinan yang khas.

7. Batagor Cianjur

batagor cianjur
Selain Bandung, ternyata Batagor juga menjadi salah satu makanan khas Cianjur. ADa salah satu warung batagor di cianjur yang terkenal dengan rasanya enak. Jangan sampe terlewat untuk menikmati sepiring batagor Cianjur apalagi dengan harga yang sangat pas sesuai kantong mahasiswa.

8. Kentang Stick

Makanan khas Cianjur terakhir yang kami berikan untuk sobat adalah kentang Stick. Makanan ini terbuat dari umbi kentang yang dipotong menyerupai stick kecil kecil dan panjang. Kemudian dimasak dan ditaburi dengan bumbu khusus. Makanan cianjur ini dapat ditemukan di jalan Yulius Usman Cianjur.

Tuh udah pada tahu kana makanan khas Cianjur yang enak enak... mending langsung yuk cus Ayo Ke Cianjur, biar bisa merasakan senssi makanan yang luar biasa lezat... Ayo Ke Cianjur...
Read more

Berbagai Tempat Wisata di Cianjur

Berbagai Tempat Wisata di Cianjur - Ayo ke Cianjur ,lo sobat Travelers dimanapun anda berada. Mau jalan-jalan ke Cianjur, Jawa Barat? Cianjur menjadi salah satu tujuan wisata di Jawa barat oleh masyarakat sekitarnya. Cianjur sendiri merupakan daerah pegunungan kecuali daerah pantainya. Hal ini membuat kota ini cukup sejuk dan sangat nyaman untuk kita kunjungi.
Sebelum membahas tempat wisata di Cianjur ada baiknya kalau sedikit berkenalan dengan Kabupaten yang termasuk dalam tataran Sunda ini. Kabupaten ini terletak di antara apitan beberapa daerah, yaitu Kabupaten Bogor dan Kabupaten Purwakarta di Utara , Kabupaten Bandung, Kabupaten Bandung Barat, dan Kabupaten Garut di timur, Samudra Hindia di selatan, serta Kabupaten Sukabumi di barat (Wikipedia).
Kebun raya Cibodas dan Taman Nasional Gunung Gede adalah dua tempat wisata paling terkenal di Cianjur yang tidak boleh anda lewatkan jika berkunjung kesini. Selain itu, masih ada banyak tempat wisata di Cianjur yang menarik untuk kita kunjungi, seperti Pantai Jayanti, Istana Presiden dan lain sebagainya.

 

1. Tempat Wisata Pantai Jayanti di Cianjur


Pantai Jayanti menjadi tempat wisata di Cianjur yang pertama kita ulas. Sebenarnya pantai ini bukan yang paling favorit, masih ada tempat wisata favorit lainnya.
Pantai Jayanti memiliki keindahan yang menawan dan menarik sekali untuk kita kunjungi, pantai ini berdampingan dengan Cagar Alam Bojonglarang serta pelabuhan nelayan. Pantai ini masih sangat alami atau natural dengan ombak yang indah dan tiupan angin yang perlahan-lahan dapat menambah nyamannya suasana ketika sedang berekreasi di pantai Jayanti. Lokasinya di kecamatan Cidaun. Yang berjarak sekitar 140 km dari Kota Cianjur.
Lokasi tepatnya pantai ini ada di Desa Cidamar, Kecamatan Cidaun, Cianjur selatan, Jawa Barat, Pantai Jayanti bisa ditempuh dari Kota Cianjur dan Bandungmelalui dua ruas jalan, yakni ruas jalan Kota Cianjur-Sindangbarang – Cidaun dan Bandung – Ciwidey – Naringgul – Cidaun.

2. Tempat Wisata Keluarga Kebun Raya Cibodas di Cianjur

Kebun Raya Cibodas adalah salah satu tempat wisata terbaik di Cianjur, dan tidak boleh anda lewatkan.
Bahkan, seorang fisiologi tumbuhan, Dr. F.W. Went, menyatakan bahwa “Andainya ada surga di bumi ini, maka Cibodas pasti menjadi sebagian dari surga itu”. 
Keindahan kebun raya cibodas akan membuat anda dan kelurga betah berlama-lama disini. Berwisata dengan keluarga di Kebun raya Cibodas memberikan pengalaman liburan yang menyenangkan dan tidak terlupakan.
Lokasi kebun raya ini berada di desa Rarahan, Cimacan, Cianjur. Berjarak sekitar 86 km dari Jakarta. Sekitar 90 menit perjalnaan jika melewati jalan raya Bogor – Puncak – Cianjur. Dari pinggiran jalan raya masih harus berjalan kaki atau dapat juga naik kendaraan kurang lebih sekitar 4 km lagi untuk tiba di Kebun Raya Cibodas. Hawa di Kebun raya Cibodas sangat sejuk karena berada di ketinggian 1.500 m DPL, sekitar 18 derajat celcius.

3. Objek Wisata Menarik Istana Presiden di Cianjur

Istana presiden di Cipanas menjadi salah satu destinasi wisata di Cianjur yang tidak boleh kita lewatkan.
Istana ini memiliki sejarah panjang, dibangun pada 1740 oleh Van Heuts yang di bangun diatas tanah seluas 25 hektar.
Jarak istana cipanas sekitar 105 Km dari kota Jakarta, lokasi istana ini ada di kaki Gunung Gede, sehingga membuat hawa sejuk dan nyaman untuk dikunjungi.
Istana Cipanas berjarak sekitar 16 KM kalau dari pusat Kota Cianjur. Walau sekarang sudah tidak terpakai lagi, namun Istana Cipanas masih terpelihara dengan baik. Pemandangan yang ada di sekitar istana seperti tumbuh-tumbuhan, sayur-sayuran, buah-buahan serta tanaman hias yang memberikan nuansa dan suasana asri. Istana megah ini dapat dikunjungi secara umum namun harus mendapatkan izin khusus dari Sekretaris Negara.

4. Tempat Wisata Alam Curug Citambur di Cianjur

Curug atau air terjun Citambur menjadi salah satu objek wisata alam di Cianjur yang paling terkenal.
Untuk sampai ke Curug ini kita harus melewati kebun teh yang sejuk dan indah sekali, perjalanan menuju curug ini sangat menyenangkan sekali.
Air terjun dengan ketinggian sekitar 100 m ini berada di Desa Karang Jaya, Kecamatan Pagelaran Cianjur. Air terjun yang indah dan elok, seru untuk dijadikan tempat berlibur.
Selanjutnya, jika anda berada di Cianjur atau akan berkunjung ke Cianjur, maka anda wajib untuk mengunjungi Taman Nasional Gunung Gede Pangrango, disini ada banyak sekali tempat-tempat keren yang tidak boleh anda lewatkan.

Taman Nasional Gunung Gede Pangrango di Cianjur

Sedikit ulasan dari departemen kehutanan Indonesia, Taman Nasional Gunung Gede Pangrango memiliki keanekaragaman ekosistem yang terdiri dari ekosistem sub-montana, montana, sub-alpin, danau, rawa, dan savana
Ekosistem sub-montana dicirikan oleh banyaknya pohon-pohon yang besar dan tinggi seperti jamuju (Dacrycarpus imbricatus), dan puspa (Schima walliichii). Sedangkan ekosistem sub-alphin dicirikan oleh adanya dataran yang ditumbuhi rumput Isachne pangerangensis, bunga eidelweis (Anaphalis javanica), violet (Viola pilosa), dan cantigi (Vaccinium varingiaefolium).
Satwa primata yang terancam punah dan terdapat di Taman Nasional Gunung Gede-Pangrango yaitu owa (Hylobates moloch), surili (Presbytis comata comata), dan lutung budeng (Trachypithecus auratus auratus); dan satwa langka lainnya seperti macan tutul (Panthera pardus melas), landak Jawa (Hystrix brachyura brachyura), kijang (Muntiacus muntjak muntjak), dan musang tenggorokan kuning (Martes flavigula)
Taman Nasional Gunung Gede-Pangrango terkenal kaya akan berbagai jenis burung yaitu sebanyak 251 jenis dari 450 jenis yang terdapat di Pulau Jawa. Beberapa jenis diantaranya burung langka yaitu elang Jawa (Spizaetus bartelsi) dan burung hantu (Otus angelinae).
Taman Nasional Gunung Gede-Pangrango ditetapkan oleh UNESCO sebagai Cagar Biosfir pada tahun 1977, dan sebagai Sister Park dengan Taman Negara di Malaysia pada tahun 1995

5. Tempat Wisata Seru Gunung Gede di Cianjur


Bagi anda pecinta wisata alam, mendaki gunung gede menjadi salah satu aktivitas wajib di Cianjur,
Hampir pada setiap pekan, ada para pencinta alam yang ingin mencoba untuk mendaki puncak Gunung Gede yang tingginya kurang lebih 3000 meter ini. Puncaknya bisa dilihat dengan jelas dari Cibodas Kecamatan Pacet.
Gunung Gede berada dalam ruang lingkup Taman Nasional Gede Pangrango, yang merupakan salah satu dari lima taman nasional yang pertama kali diumumkan di Indonesia pada tahun 1980. Gunung ini berada di wilayah tiga kabupaten yaitu Kabupaten Bogor, Cianjur dan Sukabumi, dengan ketinggian 1.000 – 3.000 m. dpl, dan berada pada lintang 106°51′ – 107°02′ BT dan 64°1′ – 65°1 LS. Suhu rata-rata di puncak gunung Gede 18 °C dan di malam hari suhu puncak berkisar 5 °C, dengan curah hujan rata-rata 3.600 mm/tahun. Gerbang utama menuju gunung ini adalah dari Cibodas dan Cipanas.

6. Objek Wisata Alam Telaga Biru di Cianjur


Nah ini dia salah satu primadona wisatawan yang datang ke Taman Nasional Gunung Gede, telaga biru.
Dalam dua jam pertama perjalanan, kita akan menyaksikan keindahan telaga biru. Warnanya akan biru ketika musim hujan.
Disana terdapat banyak ikan-ikan yang suka mendekat ketika ada pendaki beraktivitas dekat tepi.
Danau kecil berukuran lima hektar (1.575 meter dpl.) terletak 1,5 km dari pintu masuk Cibodas. Danau ini selalu tampak biru diterpa sinar matahari, karena ditutupi oleh ganggang biru.

7. Objek Wisata Air Terjun Cibeureum di Cianjur

Satu lagi objek wisata di Cianjur berupa air terjun yang tidak kalah dengan curug Citambur, yaitu air terjun Cibeureum yanga ada di Cibodas. Air terjun ini memiliki ketinggian sekitar 50 M dan terletak sekitar 2,8 km dari Cibodas. Di sekitar air terjun tersebut dapat melihat sejenis lumut merah yang endemik di Jawa Barat.

8. Objek Wisata Kandang Batu dan Kandang Badak di Cianjur


Saat anda berkunjung ke Taman Nasional Gunung Gede, anda bisa melihat banyak sekali satwa yang unik dan menarik, salah satunya adalah Badak. Berada pada ketinggian 2.220 m. dpl dengan jarak 7,8 km atau 3,5 jam perjalanan dari Cibodas.

9. Destinasi Wisata Seru Alun-alun Suryakencana di Cianjur


Satu lagi lokasi yang indah dan tidak boleh anda lewatkan di Gunung Gede, Alun-alun Suryakencana. Dataran seluas 50 hektar yang ditutupi hamparan bunga edelweiss. Berada pada ketinggian 2.750 m. dpl dengan jarak 11,8 km atau 6 jam perjalanan dari Cibodas.
Musim kunjungan terbaik: bulan Juni s/d September.
Nah untuk mencapai lokasi taman nasional Gunung Gede anda bisa melalui rute: Jakarta-Bogor-Cibodas dengan waktu sekitar 2,5 jam (± 100 km) menggunakan mobil, atau Bandung-Cipanas-Cibodas dengan waktu 2 jam (± 89 km), dan Bogor-Selabintana dengan waktu 2 jam (52 km).
Untuk info lebih lanjut:
Kantor : Jl. Raya Cibodas PO Box 3 Sindanglaya
Cipanas 43253, Cianjur, Jawa Barat
Telp. (0263) 512776; Fax. (0263) 519415
E-mail : tngp@cianjur.wasantara.net.id

10. Tempat Wisata Sejarah Situs Gunung Padang di Cianjur


Gunung pada bukan tempat wisata di Padang, namanya saja yang ada padangnya, tapi bukan kota padang yang ada di Sumatera Berat, melainkan sebuah situs peninggalan zaman dahulu yang ada di Gunung Padang, Desa Karyamukti, Kecamatan Campaka, Kabupaten Cianjur.
Objek wisata sejarah ini merupakan sebuah situs megalitik yang berbentuk punden berundak terbesar di Asia Tenggara. Luas dari bangunan purbakalanya mencapai 900 m2 dengan luas areal situs sekitar 3 hektar.
Balok-balok batu berserakan di mana-mana, berpusat di gunung yang berusia sangat tua sekali. Tidak hanya di sana tetapi juga di pesawahan, di sekitar rumah-rumah penduduk, bahkan diperkirakan masih tak terhitung jumlahnya tertanam di bawah bukit dan tanahnya yang amat subur. Lokasi situs ini berada di ketinggian 885 m dpl.

11. Destinasi Wisata Favorit Kota Bunga di Cianjur


Kota bunga menjadi salah satu tempat wisata favorit di Cianjur yang tidak boleh anda lewatkan, disini ada banyak sekali wahana liburan untuk keluarga.
Salah satu hal menarik yang ada di sini adalah adanya “Little Vience” atau yang biasa disebut dengan cerminan kota Venesia. Di tempat tersebut Anda bisa berkeliling dengan menggunakan cano. Selain Little Vience, di Kota Bunga juga terdapat permainan anak-anak dan tempat sewa menunggang kuda.

12. Tempat Wisata Alam Gunung Mas Puncak Cianjur

Meski jauh, keindahan daun teh, dan lahan perkebunan merupakan keindahan dari wisata gunung mas ini. Di gunung mas juga menyediakan wahana yang dapat disewa seperti lapangan volly, sepak bola dan naik kuda.

13. Destinasi Wisata Waduk Cirata di Cianjur

Melihat lihat waduk? :D. Memang rasanya sangat membosankan, adanya itu itu saja. Namun jangan kira bila anda mengunjungi waduk ini, pikiran anda akan plong, anda akan berasa di tengah lautan dikarenakan waduknya sangat besar.
Fungsi waduk ini sebenarnya adalah sebagai pembangkit listrik, namun karena sebagian orang banyak yang tertarik mengunjungi objek ini timbulah ide membuka destinasi tempat wisata.
Di waduh cirata ini anda juga dapat menikmati luasnya dengan menaiki perahu seharga Rp 30.000 selama 2 jam. Harga masuk ke waduk ini sangat murah yaitu Rp 5000 belum termasuk ongkos parkir.

14. Tempat Wisata Danau Leuwi Soro di Cianjur

Surga kecil yang berada di kawasan cianjur kecamatan Pagelara. Danau ini merupakan sebuah danau yang bersih dan bening serta di hiasi pepohonan yang asri. Suasana sejuk dan nyaman membuat anda betah disini. Harga tiket masuknya pun sangat murah hanya Rp. 5000 / per orang
Tempat wisata ini memang sangat murah, meriah dibandingkan dengan wisata lainnya, Harga masuknya Rp. 4.500/per orang. Namun jaraknya cukup jauh sekitar 8KM dari pusat kota cipanas.

15. Destinasi Wisata Tirta Jangari Cianjur

Sebuah obyek wisata Tirta yang terletak di genangan waduk Cirata yang cukup luas dan indah, terletak di desa Bobojong Kec. Mande, Berjarak sekitar 18 km dari Kota Cianjur.
Berada di wilayah kabupaten Cianjur-Jawa Barat, terletak di desa Bobojong Kecamatan Mande, kalau dari Kota Cianjur sekitar 17 Km. berada pada genangan waduk Cirata yang luas dan indah, tempat ini menjadi salah satu obyek wisata di kota Cianjur karena tempatnya yg asri dan mudah dijangkau oleh kendaraan pribadi maupun angkutan umum.
kebanyakan yg datang kesini bertujuan untuk berwisata bersama keluarga menikmati indahnya hamparan air dan pemandangan disekitarnya, ada juga yg sengaja ingin menikmati kuliner khas Cianjur berupa nasi liwet, sambel dadak+lalapan dan ikan bakar yg disantap dalam rumah makan yg memang berada terapung diatas kolam ikan, ditemani sejuk angin dan digoyang riak air.  #raos pisan, udahnya langsung nundutan, kalo sering” bisa ngagendutan.

16. Wisata Religi ke Masjid Agung Cianjur

Merupakan sebuah Masjid yang megah dan terletak di pusat Kota Cianjur dan pertama kali dibangun pada tahun 1810 M oleh penduduk Cianjur yang namanya tidak tercatat. Masjid ini didirikan di atas tanah wakaf Ny. Raden Bodedar binti Kangjeng Dalem Sabiruddin, yang merupakan Bupati Cianjur ke – 4.

17. Wisata Ekstrim Arung Jeram di Sungai Cikundul Cianjur

Arung jeram di Sungai Cikundul merupakan salah satu obyek wisata yang menjadi andalan Kabupaten Cianjur – Jawa Barat, juga letaknya tidak terlalu jauh dari pusat kota Cianjur, bahkan merupakan lintasan jalur antar propinsi sehingga dekat dengan Jakarta, Bogor, dan Bandung.
Kegiatan rafting (arung jeram) di sungai ini memiliki jalur sepanjang 7 kilometer. Disepanjang Sungai Cikundul ini terdapat beberapa lokasi wisata yang dikelolah dengan serius oleh Dinas Pariwisatasetempat, sebut saja seperti: jalur wisata off-road, wisata Religi Dalem Cikundul, wisata Waduk Cirata dan Danau Jangari.
Pesona alam disepanjang Sungai Cikundul ini dengan pohon – pohonnya yang menjulang tinggi, lingkungan yang asri, ditambah hiruk pikuknya arus sungai nan jernih, semakin membuat pengunjung betah berlama – lama.
Jalur rafting di Sungai Cikundul ini memiliki banyak lokasi jeram yang cukup ekstrim dengan gelombang arus ombak yang besar. Namun tidak perlu kuatir, karena wisatawan yang ingin memacu adrenalin disini, tentunya didampingi dengan tim instruktur yang profesional dan telah berpengalaman.
          Diva Tour & Travel, merupakan biro perjalanan yang menjadikan arung jeram Sungai Cikundul ini sebagai salah satu andalan paket wisatanya.

18. The Jhon’s Aquatic Resort Cianjur


Gambar oleh http://myfourleafclover.com/
Ada berbagai macam permainan yang tersedia di sini antara lain : Waterball, Boat Lagoon, ATV, Trampoline, Menunggang Kuda, dan Flying Fox.
Address: Jl. Desa Babakan Karet, Kp. Tangkil, Kawasan Hutan Kota Cianjur, Panembong, Kec. Cianjur, Jawa Barat 43251
Phone:(0263) 264444

19. Tempat Wisata Keluarga Tias Wisata Cianjur

Tias Wisata Cianjur berlokasi di Warung Jengkol, Rancagoong. Fasilitas liburan keluarga lumayan lengkap mulai dari kolam renang anak dan dewasa, karaoke dan tempat istirahat yang nyaman. Dengan membayar sekitar 20rb/orang anda sudah dapat menikmati wisata keluarga di Tias Wisata Cianjur.

20. Liburan Keluarga ke Arena Fantasi Kota Bunga Cipanas di Cianjur

Wisata Arena Fantasi Kota Bunga terdapat di Villa Kota Bunga, Puncak Desa Sukanagalih, Kecamatan Pacet, Cianjur, berupa arena bermain anak & keluarga.
Arena Fantasi adalah wahana bermain untuk anak-anak, berbagai permainan terdapat didalamnya seperti : Bumper car, Rio Grande / kereta mini, jet fighter, antique car, bumper boat, venture river, tic-tac wheel dll.
Buka hari Sabtu, Minggu dan hari-hari libur dari Pukul 08.00 s/d Pukul 18.00
Harga tiket masuk = Rp. 25.000,- tanpa permainan (usia >2 th bayar penuh)
Harga tiket terusan = Rp. 40.000,- (tiket masuk dan 11 permainan sepuasnya)
1) Bumper car – 2) Rio Grande / kereta mini – 3) Jet fighter – 4) Antique car – 5) Major orbit – 6) Lunar around (khusus anak-anak) – 7) Venture river / perahu dayung – 8) Tic-tac wheel – 9) Magic ring kuda – 10) Willy the whale – 11) Mandi bola (khusus anak-anak)
Permainan yang tidak termasuk tiket terusan,
1) Bumper boat = Rp. 15.000,- per orang – 2) Battery boat = Rp. 10.000 per coin – 3) Games = Rp. 3.000,- per coin – 4) Midway = Rp. 1.000,- per orang – 5) Sniper = Rp. 10.000,- per 30 butir peluru – 6) Fishy-fishy = Rp. 10.000,- per token.

21. Objek Wisata Danau Sejuta Pesona Di Cianjur


objek wisata bertema danau ini terletak di Kota Bunga, dengan berbagai macam permainan seperti castle, bumper boat, bumper car, gurita, mandi bola, magic ring, welly the whale, fantasy walk, the wild west, venture river, live music dan fun game.

22. Wisata Puncak Rindu Alam Cianjur


Puncak rindu alam menjadi salah satu tujuan wisata di Cianjur, lokasinya ada di Jln Raya Puncak KM 83 (Puncak Pass, Cisarua), Bogor, Jawa Barat. setelah melewati Masjid Besar At Ta’awun kita akan melihat Restoran dengan papan nama besar Bernama Restoran Rindu Alam merupakan tempat tertinggi yang dilalui jalan raya puncak yaitu pada ketinggian 1443 m, sedikit di bawah Puncak Pass yang memiliki ketinggian 1463 m. Untuk menemukan Kawasan ini kita cukup menyusuri terus jln Raya Puncak sampai kita menemukan Masjid At Ta’awun, terus menanjak sampai nanti kita akan melihat Restoran disisi kanan jalan. biasanya untuk menemukan kawasan ini cukup mudah soalnya ramai dikunjungi oleh wisatawan.
Namun demikian lokasi rindu alam memiliki pemandangan yang sangat indah dan luar biasa. Ke arah utara hingga barat dibawah rindu alam terhampar pemandangan perkebunan teh dan jalan raya puncak yang meliuk-liuk membelah perkebunan teh. Disisi barat terlihat lereng gunung gede pangrango dan puncak gunung salak disisi selatan terlihat pemandangan lereng gunung gede pangarango. Disisi utara dan timur dibatasi oleh pemandangan gunung Kencana dan Gunung luhur.

23. Wisata ke Perkebunan Teh Panyairan Cianjur


Kebun teh Panyairan menjadi tempat liburan yang asyik di Cianjur yang layak untuk anda jadikan tempat liburan bersama keluarga. Lokasinya ada di Jl. Raya Campaka, Kecamatan Campaka dan Sukanagara, 35 km dari Kota Cianjur, penghasil Teh Hitam CTC milik PTP Nusantara VIII yang luasnya mencapai 1.000 ha, dengan ketinggian rata-rata 800-1100 dpl.

24. Liburan Seru ke Perkebunan Teh Gedeh Cianjur


Kebun teh Gedeh juga menarik untuk kita kunjungi, perkebunan teh ini dikelola oleh PTP Nusantara VIII, salah satu kebun teh tertua di Pulau Jawa, 7,2 Km dari Jalan Raya Cipanas-Cianjur. Ada Camping Ground dan Guesthouse. Untuk reservasi: 0263-261724. GPS: S6.79851 E107.04196 (navigasi.net).

25. Wana Wisata Mandalawangi Cianjur

Wana Wisata Mandalawangi juga menarik untuk kita kunjungi, lokasi wana wisata memiliki luas sekitar 39,5 ha di Desa Rarahan, Kecamatan Pacet, 25 km dari Kota Cianjur, dengan ketinggian 1000 m dpl dan suhu udara rata-rata 18 – 20 C, dengan koleksi bermacam flora dan fauna.

26. Wisata Ke Pantai Arfa Cianjur

empat wisata Pantai Apra Cianjur ini terletak di Kecamatan Sindang Barang, Cianjur Selatan, di sebelah selatan kota Sindang Barang, sekitar 300 meter dari alun-alun Sindang Barang.

27. Tempat Makan di CiaNjur yang Enak


Anda mau makan makanan khas sunda yang enak? Sebenarnya tidak hanya makanan sunda saja yang ada disini, anda bisa makan di rumah makan Ikan Bakar Cianjur, restoran ini sendiri sudah banyak dibuka di kota-kota lainnya. Kalau di Cianjur bisa ke Ikan Bakar Cianjur yang ada di Cipanas.
Address: Jl Raya Cianjur – Cipanas Km. 7, Kec. Cianjur, Jawa Barat 43252
Phone:(0263) 264946.

Read more

Filosofi Cianjur Ngaos Mamaos Maenpo

Filosofi Cianjur Ngaos Mamaos Maenpo - Ayo Ke Cianjur, Cianjur memiliki filosofi yakni NGAOS, MAMAOS dan MAEN PO yang mengingatkan pada kita semua tentang 3 (tiga) aspek keparipurnaan hidup.

 
  1. NGAOS adalah tradisi mengaji yang mewarnai suasana dan nuansa Cianjur dengan masyarakat yang dilekati dengan keberagamaan. Citra sebagai daerah agamis ini konon sudah terintis sejak Cianjur lahir sekitar tahun 1677 di mana wilayah Cianjur ini dibangun oleh para ulama dan santri tempo dulu yang gencar mengembangkan syiar Islam. Itulah sebabnya Cianjur juga sempat mendapat julukan gudang santri dan kyai sehingga mendapat julukan KOTA SANTRI. Bila di tengok sekilas sejarah perjuangan di tatar Cianjur jauh sebelum masa perang kemerdekaan, bahwa kekuatan-kekuatan perjuangan kemerdekaan pada masa itu tumbuh dan bergolak pula di pondok-pondok pesantren. Banyak pejuang-pejuang yang meminta restu para kyai sebelum berangkat ke medan perang. Mereka baru merasakan lengkap dan percaya diri berangkat ke medan juang setelah mendapat restu para kyai.
  2. MAMAOS adalah seni budaya yang menggambarkan kehalusan budi dan rasa menjadi perekat persaudaraan dan kekeluargaan dalam tata pergaulan hidup. Seni mamaos tembang sunda Tembang Cianjuran lahir dari hasil cipta, rasa dan karsa Bupati Cianjur R. Aria Adipati Kusumahningrat yang dikenal dengan sebutan Dalem Pancaniti. Ia menjadi dalem tatar Cianjur sekitar tahun 1834-1862. Seni mamaos ini terdiri dari alat kecapi indung (Kecapi besar dan Kecapi rincik (kecapi kecil) serta sebuah suling yang mengiringi panembanan atau juru. Pada umumnya syair mamaos ini lebih banyak mengungkapkan puji-pujian akan kebesaran Tuhan dengan segala hasil ciptaan-Nya.
  3. Sedangkan MAEN PO adalah seni bela diri pencak silat yang menggambarkan keterampilan dan ketangguhan. Pencipta dan penyebar maenpo ini adalah R. Djadjaperbata atau dikenal dengan nama R. H. Ibrahim, aliran ini mempunyai ciri permainan rasa yaitu sensitivitas atau kepekaan yang mampu membaca segala gerak lawan ketika anggota badan saling bersentuhan. Dalam maenpo dikenal ilmu Liliwatan (penghindaran) dan Peupeuhan (pukulan).
Apabila filosofi tersebut diresapi, pada hakekatnya merupakan symbol rasa keber-agama-an, kebudayaan dan kerja keras. Dengan keber-agama-an sasaran yang ingin dicapai adalah terciptanya keimanan dan ketaqwaan masyarakat melalui pembangunan akhlak yang mulia. Dengan kebudayaan, masyarakat cianjur ingin mempertahankan keberadaannya sebagai masyarakat yang berbudaya, memiliki adab, tatakrama dan sopan santun dalam tata pergaulan hidup. Dengan kerja keras sebagai implementasi dari filosofi maenpo, masyarakat Cianjur selalu menunjukan semangat keberdayaan yang tinggi dalam meningkatkan mutu kehidupan. Liliwatan, tidak semata-mata permainan beladiri dalam pencak silat, tetapi juga ditafsirkan sebagai sikap untuk menghindarkan diri dari perbuatan yang maksiat. Sedangkan peupeuhan atau pukulan ditafsirkan sebagai kekuatan di dalam menghadapi berbagai tantangan dalam hidup.

Setelah Mengetahui Filosofi Cianjur, masih penasaran dengan yang lainya.... Ayo Ke Cianjur.... 
Read more

Rabu, 18 Januari 2017

Ayo Ke Cianjur

Ayo Ke Cianjur - Hai kawan kawan semua yang disini yang disana dimana na, perkanalkan nama saya Dani Danial, saya asli dari Cianjur. kawan-kawan mau tahu ka tentang seluk beluk cianjur ? yuk mari, Ayo Ke Cianjur, daerah yang penuh dengan cerita.


Cianjur, Merupakan suatu daerah yang terletak di Provinsi Jawa Barat dengan ibukota yang terletak di Kecamatan Cianjur yang terdiri dari 32 Kecamatan dan 342 Desa serta 6 Kelurahan., Kabupaten Cianjur berbatasan dengan Kabupaten Bogor dan Purwakarta di sebelah Utara, Kabupaten Bandung, Bandung Barat dan Garut di Sebelah Timur, dan Kabupaten Sukabumi disebelah Barat.

Sebagian besar wilayah Cianjur adalah pegunungan sedangkan disebagian pantai selatan ada dataran rendah. makanya kebanyakan Warga Masyarakat Cianjur mempunyai sumber kehidupan dengan cara Berkebun, Bertani, Beternak, Pangan, Perikanan, dan masih banyak lagi.
 
Kota Cianjur dikenal dengan  "Cianjur Gerbang Marhamah" dan "Cianjur Kota Santri" Serta "Cianjur Kota Tauco", karena saking perubahan pemerintahan, kabupaten Cianjur Pun berubah menjadi "Cianjur Jago". ada tiga Filosofi di kabupaten Cianjur, yaitu Ngaos, Mamaos dan Maenpo.

Cianjur sangat bisa menjadi kota Pariwisata, karena banyak dukungan pariwisata yang terkenal Seperi Situs Gunung Padang, Taman Bunga Nusantara, Kota Bunga, Pantai Jayanti, Curug Citambur, Taman Raya Cibodas, Gunung Gede Panggrago, dan masih banyak lagi.

Bukan hanya Pariwisata, makanan Cianjur pun tidak kalah hebatnya dengan pariwisatanya, sebut saja Beras pandan Wangi, sangat terkenal seantero Indonesia, Tauco, Geco, dan masih banyak lagi.

Pariwisata, Makanan ? Hemt... pendidikan di Cianjur juga tidak kalah hebatnya... di Cianjur sekolah Mennegah atas/ Sekolah Menengah Kejuruan sudah sangat banyak, dan didukung dengan adanya2 Universitas Ternama di Cianjur yaiu Universitas Putra Indonesia dan Universtitas Suryakencana.

Artis ? hayo ada yang tahu ngak artis yang sangat terkenal dari Cianjur..., Helloww.... Lesti D'Academy , siapa sangka Cianjur mempunyai Artis Dangdut yang sangat terkenal lewat ajang Pencarian Bakat D'Ácademy Indosiar, Gadis asal Cibinong- Cianjur ini berhasil menjadi Juara Pertama di DÁcademy seeason 1 dan sekarang sudah terkenal sampai Asia Loh.

makanya, Ayo Ke Cianjur, banyak banget lohhh yang bisa kalian dapat dari Cianjur.', sekian dulu dari ane, nanti ane bahas secara terperinci ya semuanya, dari mulai pemerintahan, Pariwisata, Makanan, Pendidikan, Pabrik, dan masih banyak lagi.


Read more